Pengikut

Rabu, 26 Agustus 2020

PERINGATI HUT KE-75 REPUBLIK INDONESIA, WARGA KAMPUNG CAMARA PABUARAN SUBANG GELAR BERBAGAI KEGIATAN SERU

 


Peringatan HUT ke-75 Republik Indonesia memang selalu digelar dan dirayakan setiap tahunnya oleh seluruh masyarakat Indonesia, tak terkecuali  warga Kampung Camara RT.12 RW.03 Desa Pabuaran, Kecamatan Pabuaran Kabupaten Subang pun ikut memeriahkan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia dengan menggelar berbagai macam kegiatan yang keren dan seru. Beruntung daerah ini termasuk zona hijau sehingga kegiatan pun dapat tetap dilaksanakan dengan lancar.

Banyak cara untuk mengisi kemerdekaan saat ini, diantaranya tetap menjalin tali silaturahmi, mempererat persaudaraan, dan menjalin persatuan dan kesatuan antarseluruh bangsa Indonesia. Demi terwujudnya rasa persatuan tersebut, warga Camara tergerak untuk menyelenggarakan berbagai kegiatan positif yang dapat menumbuhkan rasa kebersamaan khususnya antarwarga Kampung Camara.

Kegiatan dalam rangka memperingati Hari Kemerdekaan ini diprakarsai oleh para pemuda Kampung Camara sendiri. Mereka tergabung dalam IRECA (Ikatan Remaja Camara). Mereka berinisiatif untuk menggalang dana secara swadaya dan mewujudkannya dalam berbagai kegiatan seperti menggelar berbagai macam perlombaan.




     Adapun perlombaan yang digelar pada Hari Senin, tanggal 17 Agustus 2020 diataranya adalah balap karung, makan kerupuk, balap kelereng, mengambil uang di buah papaya, memasukan paku ke dalam botol, memasukan air ke dalam botol, joged kursi, estapet sedotan karet, estapet terigu dan panjat pinang. Semua lomba diikuti oleh berbagai kategori, yakni kategori anak, remaja, dan juga dewasa, baik laki-laki maupun perempuan, kecuali panjat pinang peserta perempuan tidak diikutsertakan.



Semua perlombaan dapat diikuti oleh warga Kampung Camara dengan penuh kebersamaan dan keceriaan. Kebahagiaan jelas terpancar pada wajah-wajah peserta lomba dan juga para penonton. Mereka dapat tertawa lepas bersama dan kegiatan ini juga dapat dijadikan sarana hiburan gratis sebagai pelepas penat.

Sebagai hiburan, pada malam harinya digelar nonton layar tancap dengan memutar film perjuangan. Hal ini juga bertujuan agar generasi muda saat ini mengetahui perjuangan dan pengorbanan para pahlawan pada saat merebut kemerdekaan. Kemerdekaan yang saat ini kita rasakan adalah hasil dari pengorbanan rakyat Indonesia dengan kerja keras, pikiran, tetesaan keringat, materi, bahkan nyawapun rela mereka korbankan. Bangsa yang besar adalah bangsa yang menghargai jasa para pahlawannya. Harapan kami, generasi muda setelah mengikuti rangkaian acara peringaatan Hari kemerdekaan dan menonton film perjuangan, mereka  dapat mencontoh keteladanan para pejuang dengan cara mengisi kemerdekaan ini dengan berbagai macam kegiatan positif dan menjauhi segala hal yang negatif.






Pada Hari Sabtu, tanggal 22 Agustus 2020, warga Kampung Camara menggelar kegiatan mopole atau tangkap ikan bersama. Hal ini dipelopori oleh Abah Agus sebagai penanggung jawab kegiatan. Diawali oleh ibu-ibu yang menggunakan kostum daster lengkap dengan karung turun ke empang untuk mengambil ikan. Setelah itu, dilanjutkan oleh anak-anak dan bapak-bapak secara serentak turun ke empang. Walaupun ada sedikit masalah akibat ada korban “patil patin” yang dialami Ade Debleng, namun hal ini dapat segera diatasi dan kegiatan mopole pun dapat berjalan dengan sukses.





Malam harinya, warga Kampung Camara kembali membuat gebrakan dengan menyelenggarakan makan nasi liwet akbar di jalanan. Nasi liwet disimpan di atas daun pisang yang berjajar sepanjang kurang lebih 30 meter pun digelar. Seluruh warga Kampung Camara menikmati makan nasi liwet dengan menu ikan sepat, teri, lengkap dengan lalab dan sambel hasil dari olahan Ma Asih Sang koki handal kebanggaan warga Camara.



“Warga Kampung Camara mengadakan makan bersama di jalan dalam rangka, yang pertama mengenang Hari  Kemerdekaan Republik Indonesia agar tetap bersatu, kedua merayakan tahun baru Islam, semoga warga Camara tetap  kompak, tetap sehat, mendapat berkah dari Allah, dan tetap dilindungi oleh Allah SWT, ujar Engkur Kurniadi salah satu warga Camara yang hadir dalam acara makan nasi liwet bersama.

Rendi salah satu pemuda yang juga terlibat sebagai panitia acara mengatakan bahwa acara ini digelar untuk memeriahkan HUT RI,  warga Camara  RT.12/03 sedang melaksanakan makan akbar dengan cara makan liwet bersama. “Acara ini juga untuk menjalin kebersamaan dan persatuan antarwarga Camara,”papar Aldi menambahkan penjelasan rekannya. Selesai makan nasi liwet, kegiatan pada malam itu ditutup  dengan acara hiburan yaitu karaoke dan joged bersama di bawah pimpinan Lilis Alvina dan Ibu Ros Rosita.

Pada Hari Minggu pagi, ibu-ibu warga Camara yang memang rutin mengadakan senam bersama setiap minggunya menggelar senam dengan cara yang unik, yaitu senam dengan menggunakan pakaian senam dengan dilapisi baju daster, tentu saja hal ini menarik dan mengundang perhatian banyak orang.




Pada sore harinya kegiatan dilanjutkan dengan pertandingan sepak bola antar ibu-ibu. Pembagian pemain dengan cara diundi, semuanya terdiri atas empat club, masing-masing club terdiri atas enam orang. Permainan ini berlangsung selama dua hari berturut-turut. Kalah menang dalam permainan adalah hal yang biasa, namun menang bukanlah tujuan utama dari pertandingan ini, bisa berkumpul bersama dan tertawa lepas merupakan hiburan tersendiri buat warga Camara. Baik yang menang ataupun yang kalah mendapatkan hadiah yang sama walaupun dikemas dalam dus yang berbeda. Prinsipnya yang menang dan yang kalah sama-sama bahagia.




Selesai pertandingan sepak bola ibu-ibu, dilanjutkan dengan sepak bola antaranak-anak, dan berakhir pada hari Selasa, tanggal 25 Agustus 2020 dan tim sepak bola yang memenangkan juara pertama adalah tim Kangguru,yaitu Yunus, Raja, Doni, Reza, Nabil, dan Rohim. Baik yang juara kesatu atau kedua masing-masing mendapatkan hadiah berupa bola sepak.

Warga Camara selalu menunjukkan kekompakan, kebersamaan, dan kesolidan sehingga apapun kegiatannnya dapat terselenggera dengan lancar dan sukses. Belum lagi untuk ke depannya yaitu acara 10 Muharam rencananya akan mengadakan makan bubur bersama. Semoga kebersamaan ini akan terus berlanjut ke depannnya dan kebahagiaan serta keceriaan tetap selalu menghiasi wajah-wajah warga Kampung Camara. *YSM*


Senin, 24 Agustus 2020

PELAKSANAAN KURBAN DI SMPN 1 PABUARAN SUBANG SEMAKIN TINGKATKAN KEKOMPAKAN WARGA NESPA



SMP Negeri 1 Pabuaran Subang memang penuh dengan berbagai kegiatan. Meskipun saat ini masih dalam masa pandemic covid-19, namun karena daerah ini termasuk zona hijau, sehingga tidak menyurutkan niat para guru, karyawan, dan juga para siswa untuk melaksanakan berbagai kegiatan, khususnya kegiatan rutin yang memang selalu dilaksanakan di SMPN 1 Pabuaran.

Seperti tahun-tahun sebelumnya pelakasanaan penyembelihan hewan kurban adalah kegitan rutin di SMPN 1 Pabuaran  setiap tahun pada saat Idul Adha. Sama dengan tahun-tahun sebelumnya untuk kegiatan kurban kali ini dapat dilaksanakan dengan lancar.  Adapun pelaksanaan penyembelihan hewan kurbannya dilaksanakan pada Hari Minggu, tanggal 2 Agustus 2020.

Sebelum pelaksanaan penyembelihan hewan kurban, para guru dan siswa melaksanakan kegiatan sholat Duha terlebih dahulu yang diawali dengan mengumandangkan takbir bersama-sama. Tentunya hal ini semakin membawa suasana khidmat dan diharapkan dapat menambah keimanan seluruh warga Nespa agar selalu dekat dengan Allah SWT.



Darsa,S.Pd. selaku Kepala SMPN 1 Pabuaran mengatakan bahwa beliau merasa bersyukur atas kekompakan para guru, karyawan, siswa, dan juga orangtua dan masyarakat sekitar yang sangat mendukung kegiatan kurban ini sehingga dapat terlaksana setiap tahunnya. Beliau juga mengatakan semoga kerjasama dan kekompakan ini terus berlanjut, dengan harapan besar agar seluruh warga Nespa senantiasa ada dalam lindungan Allah SWT, selalu sehat, dan selalu dimudahkan rejekinya.


Para guru dan siswa yang hadir dalam kegiatan ini merasa sangat antusias dan menyambut baik kegiatan ini. “Alhamdulillah untuk Kurban tahun ini dapat terlaksana dengan lancar, semoga tetap berlanjut setiap tahun seperti yang sudah-sudah, untuk tahun ini kurbannya adalah satu ekor sapi. Sebagaimana Allah berfirman dalam Surat Al Kautsar tentang perintah untuk berkurban sebagai ibadah dan mendekatkan diri kepada Allah SWT. Ini merupakan ajang untuk meningkatkan ukhuwah warga nespa. Ucapan terima kasih yang sedalam-dalamnya untuk seluruh panitia terutama kepala sekolah, para guru, staf TU, pengurus OSIS dan Rohis SMPN 1 Pabuaran,” papar Wahidin, S.Ag. selaku guru agama di SMPN 1 Pabuaran.

Yang bertindak sebagai imam sholat duha sekaligus penyembelih hewan kurban adalah Ustad Ahmad Sholehudin, S.Pd.I. Beliau mengatakan bahwa kurban ini adalah simbol kebersamaan. Berharap ke depannya siswa Nespa dapat menjadi orang-orang yang bermanfaat. Semoga para guru dan siswa Nespa juga mempunyai kesabaran dan ketabahan seperti yang dicontohkan  Nabi Ibrahim  dan Nabi Ismail.

Sedangkan menurut Drs. Engkur Kurniadi selaku Wakasek Bidang Kesiswaan mengatakan bahwa daging kurban ini diperuntukan khususnya kepada para siswa yang yatim, piatu, dan yatim piatu. Dengan harapan semoga tidak ada sifat-sifat binatang pada diri siswa, sifat-sifat jelek semoga sirna sehingga mereka dapat tumbuh menjadi pribadi yang sholeh dan sholehah. Beliau juga berharap agar semua warga Nespa senantiasa ada dalam lindungan Allah SWT.

Bagi siswa yang tidak dapat hadir pada saat pelaksanaan penyembelihan hewan kurban, daging kurbannya langsung diantarkan ke rumah masing-masing siswa dengan bantuan dari pengurus OSIS SMPN 1 Pabuaran. Dan daging kurban pun dapat diserahkan kepada seluruh siswa yang memang berhak menerimanya.

Dengan kekompakan, kebersamaan, dan kerjasama yang solid seluruh warga Nespa, berbagai kegiatan di SMPN 1 Pabuaran dapat terlaksana dengan baik, lancar, dan sukses, termasuk kegiatan kurban tahun ini. *YSM*